LONDON — Raja Charles III secara resmi mencabut gelar kebangsawanan Pangeran Andrew setelah tekanan publik dan sorotan terhadap dugaan keterlibatannya dalam kasus skandal seksual terkait Jeffrey Epstein.
Bukan hanya Andrew, mantan istrinya Sarah Ferguson juga kehilangan gelar Duchess of York sebagai bagian dari keputusan istana.
Keputusan itu juga berdampak pada status kediaman resmi mereka di Royal Lodge — Andrew harus menyerahkan hak sewa atas kediaman tersebut dan meninggalkan tempat tinggal yang selama ini menjadi bagian dari properti kerajaan.
Meski gelar ayahnya dicabut dan mantan ibunya juga terkena dampak, nama dan status Putri Beatrice dan Putri Eugenie tidak berubah. Keduanya masih tetap memegang gelar “Putri Beatrice” dan “Putri Eugenie” sesuai aturan kerajaan.
Istana menyatakan bahwa Raja Charles ingin melindungi keturunan Andrew agar mereka tidak kehilangan hak gelar kerajaan meskipun orang tuanya kini tidak memegang gelar tersebut.
Kedua putri tersebut juga tetap diundang dalam acara keluarga kerajaan resmi seperti perayaan Natal di Sandringham.
Pencabutan gelar ini datang di tengah kritik publik terhadap peran Pangeran Andrew terkait tuduhan kekerasan seksual yang dikaitkan dengan nama Jeffrey Epstein.
Istana menegaskan bahwa langkah ini merupakan “teguran yang diperlukan” meski Andrew tetap membantah segala tuduhan.
Langkah Raja Charles dianggap salah satu keputusan paling tegas terhadap anggota keluarga kerajaan dalam beberapa dekade terakhir.
Keputusan Raja Charles III mencabut gelar bangsawan bagi Pangeran Andrew dan Sarah Ferguson menjadi momen penting dalam kerajaan Inggris. Meski demikian, kedua putri mereka berhasil “dilindungi” dari konsekuensi langsung terhadap status gelar mereka. Namun reputasi keluarga kerajaan dan hubungan internal di dalam monarki dapat terdampak dalam jangka panjang, terutama dari sisi publik dan citra institusi kerajaan.
0 Comments